Untuk menonton postingan ini dalam bentuk video, lihat video YouTube kami di sini. Artikel ini pada awalnya ditulis Emily Fortuna, dan telah diposting atas namanya.
Jadi, Anda telah memutuskan untuk memasukkan animasi ke dalam aplikasi Flutter — sungguh menyenangkan! Masalahnya adalah, terdapat banyak widget animasi yang berbeda sehingga mencari tahu mana yang paling tepat bukanlah hal yang mudah. Untungnya, artikel ini disediakan untuk membantu!
Saya akan membahas serangkaian pertanyaan yang harus Anda ajukan kepada diri sendiri tentang animasi yang ada dalam pikiran Anda, untuk membantu menentukan bagaimana harus membuatnya. Hal lain yang perlu diingat adalah bahwa widget animasi yang disediakan di library Flutter inti berlevel cukup rendah. Ini berarti bahwa jika Anda merencanakan animasi kompleks, saya sarankan Anda memeriksa beberapa paket animasi yang tersedia di pub.dev yang menyediakan antarmuka tingkat tinggi.
Lihatlah pohon keputusan berikut, yang akan saya jelaskan di artikel ini:
Bagan alur poket untuk semua keputusan animasi Anda.
Secara umum, ada dua tipe animasi utama yang mungkin mau Anda sertakan dalam aplikasi Flutter: animasi berbasis gambar, dan animasi berbasis kode. Animasi berbasis kode berfokus pada widget dan terpancang pada layout standar dan model sederhana seperti baris, kolom, warna, atau model teks. Bukan berarti mereka membosankan atau biasa saja, tetapi pada intinya mereka cenderung meningkatkan tampilan atau transisi widget tertentu dan tidak bertindak sebagai widget mandiri. Sebaliknya, animasi berbasis gambar, terlihat seperti seseorang menggambarnya. Mereka sering kali berupa sprite mandiri, seperti karakter game, atau melibatkan transformasi yang sulit diterapkan secara murni dengan kode.
Jadi pertanyaan pertama yang harus Anda tanyakan kepada diri sendiri adalah: “Apakah animasi saya lebih menyerupai gambar, atau apakah animasi itu terlihat seperti sesuatu yang Anda bangun dari widget Flutter sederhana?” Jika animasi Anda lebih menyerupai gambar, atau Anda bekerja dengan tim desain yang menyediakan aset gambar vektor atau raster, maka saya sarankan Anda menggunakan fitur pihak ketiga seperti Rive atau Lottie untuk membangun animasi Anda secara grafis, dan kemudian mengekspornya ke Flutter. Ada beberapa paket yang bisa membantu Anda memasukkan aset ini dalam aplikasi Flutter.
Atau, bila animasi Anda melibatkan pengubahan widget — seperti mengubah warna, bentuk, atau posisi — Anda perlu menulis beberapa kode Flutter!
Eksplisit atau implisit?
Animasi berbasis kode Flutter hadir dalam dua jenis: animasi implisit dan eksplisit. Langkah berikutnya adalah mencari tahu jenis yang Anda butuhkan.
Widget Animasi Implisit beranimasi saat nilainya berubah.
Animasi implisit hanya mengandalkan pengaturan nilai baru untuk beberapa properti widget dan Flutter akan mengatur animasinya dari nilai saat ini ke nilai yang baru. Widget ini mudah digunakan dan sangat kuat. Semua animasi yang Anda lihat di atas dibuat dengan widget animasi implisit. Animasi implisit adalah awal yang baik ketika ingin menganimasikan sesuatu.
Animasi eksplisit membutuhkan AnimationController. Mereka disebut “eksplisit” karena hanya mulai menganimasikan ketika diminta secara eksplisit. Anda bisa menggunakan animasi eksplisit untuk melakukan semua yang dapat dilakukan dengan animasi implisit, ditambah kemampuan lainnya. Kekurangannya adalah Anda harus mengelola siklus hidup AnimationController secara manual karena ini bukan widget, yang berarti termasuk dalam stateful widget. Karena alasan itulah, kode Anda biasanya lebih sederhana jika Anda bisa menggunakan widget animasi implisit.
Ada tiga pertanyaan yang harus Anda ajukan kepada diri sendiri untuk menentukan jenis widget yang Anda butuhkan: Apakah animasi saya selalu berulang? Yang saya maksud dengan "selalu" adalah saat ia berada di layar tertentu, atau selama kondisi tertentu terpenuhi, seperti musik dimainkan.
Pertanyaan kedua yang harus Anda ajukan kepada diri sendiri adalah apakah nilai-nilai dalam animasi Anda diskontinu. Contoh dari apa yang saya maksudkan dengan animasi diskontinu adalah animasi lingkaran membesar ini. Lingkaran itu berulang kali dianimasikan kecil-besar, kecil-besar. Ia tidak pernah dianimasikan kecil-besar kemudian mengecil kembali. Dalam kasus ini, ukuran lingkaran itu diskontinu.
Lingkaran yang hanya membesar, tidak pernah mengecil. Ini adalah animasi diskontinu!
Pertanyaan terakhir yang harus Anda ajukan kepada diri sendiri adalah apakah beberapa widget beranimasi secara bersama-sama? Misalnya:
Beberapa kotak dianimasikan bersama-sama.
Bila Anda menjawab “ya” untuk salah satu dari tiga pertanyaan tersebut, Anda perlu menggunakan widget eksplisit. Jika tidak, Anda bisa menggunakan widget implisit! Setelah memutuskan apakah Anda membutuhkan widget implisit atau eksplisit, pertanyaan terakhir akan mengarahkan Anda untuk menemukan widget spesifik yang dibutuhkan.
Widget yang mana?
Tanyakan pada diri sendiri, apakah ada widget bawaan untuk kebutuhan saya? Jika Anda mencari widget animasi implisit bawaan, cari widget bernama AnimatedFoo dengan “Foo” adalah properti yang ingin Anda animasikan, seperti AnimatedOpacity. Cek juga AnimatedContainer karena ini adalah widget yang sangat kuat dan serbaguna untuk berbagai animasi implisit.
Jika Anda tidak bisa menemukan animasi implisit bawaan yang dibutuhkan, Anda dapat menggunakan TweenAnimationBuilder untuk membuat animasi implisit khusus. Sebaliknya, jika Anda mencari widget eksplisit bawaan, mereka biasanya disebut FooTransition, di mana “Foo” adalah properti yang Anda animasikan, seperti SlideTransition.
Jika Anda tidak dapat menemukan animasi eksplisit bawaan yang relevan, ada satu pertanyaan terakhir yang perlu Anda ajukan kepada diri sendiri: Apakah saya menginginkan animasi saya menjadi widget mandiri atau bagian dari widget lain di sekitarnya? Jawaban untuk ini adalah masalah selera. Bila Anda menginginkan animasi eksplisit khusus mandiri, Anda harus memperluas AnimatedWidget. Jika tidak, Anda bisa menggunakan AnimatedBuilder.
Ada satu opsi terakhir yang harus dipertimbangkan jika Anda melihat masalah kinerja, yaitu menganimasikan dengan CustomPainter. Anda bisa menggunakannya seperti AnimatedWidget, tetapi CustomPainter menggambar langsung ke Canvas, tanpa paradigma build widget standar. Ketika digunakan dengan baik, Anda bisa membuat beberapa efek sangat khusus yang rapi atau memaksimalkan kinerjanya. Namun, ketika salah digunakan, animasi Anda dapat menyebabkan lebih banyak masalah kinerja. Jadi, berhati-hatilah dan seperti manajemen memori manual, pastikan Anda tahu apa yang Anda lakukan sebelum memercikkan pointer di mana-mana.
Kesimpulan
Singkatnya, ada rangkaian pertanyaan tingkat tinggi yang bisa Anda ajukan kepada diri sendiri untuk memberikan panduan cara membuat animasi. Urutan pertanyaan itu menciptakan pohon keputusan untuk menentukan widget atau paket yang tepat bagi kebutuhan Anda. Jika Anda menciutkan titik akhir itu, mereka akan jatuh ke dalam garis, yang kira-kira menunjukkan tingkat kesulitannya dari kiri ke kanan. Terima kasih telah membaca, maju dan buat animasi Flutter yang menakjubkan — melalui framework pihak ketiga, atau dengan paket, baik secara eksplisit maupun implisit!
Widget animasi dari yang termudah ... hingga tersulit.
A good blog and very interesting what else is the concept applied to give deep meaning, thank you very helpful https://hasilsidney.blogspot.com Prediksi Sidney
Memilih widget animasi Flutter yang tepat dapat bergantung pada beberapa faktor, termasuk jenis animasi yang ingin Anda buat, kompleksitas proyek Anda, dan preferensi pribadi Anda. Berikut adalah beberapa tips untuk membantu Anda memilih widget animasi yang sesuai:
1. **Tentukan Jenis Animasi**: Pertama, tentukan jenis animasi yang ingin Anda buat. Apakah Anda mencari animasi transisi antar layar, animasi pergerakan objek, atau animasi efek khusus lainnya?
2. **Pahami Kebutuhan Anda**: Apakah Anda memerlukan widget animasi sederhana yang tersedia di Flutter SDK atau apakah Anda perlu widget kustom yang lebih kompleks? Evaluasilah kebutuhan proyek Anda dengan cermat sebelum memilih widget.
3. **Eksplorasi Widget Animasi Bawaan**: Flutter menyediakan berbagai widget animasi bawaan, seperti AnimatedContainer, Hero, dan TweenAnimationBuilder. Mulailah dengan mengeksplorasi widget-widget ini untuk melihat apakah ada yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
4. **Cari Paket dan Plugin Eksternal**: Jika Anda tidak menemukan widget animasi yang sesuai dalam Flutter ehsaas8171bisp.com SDK bawaan, pertimbangkan untuk mencari paket atau plugin eksternal di pub.dev. Ada banyak paket yang tersedia untuk animasi kustom, seperti Rive, Flare, atau Lottie.
5. **Perhatikan Kinerja**: Saat memilih widget animasi, perhatikan kinerjanya. Animasi yang kompleks atau berat bisa mempengaruhi kinerja aplikasi Anda. Pastikan untuk melakukan pengujian kinerja untuk memastikan bahwa animasi berjalan lancar dan responsif di berbagai perangkat.
6. **Pelajari Dokumentasi dan Contoh**: Sebelum mengimplementasikan widget animasi, luangkan waktu untuk mempelajari dokumentasi resmi dan mencoba contoh kode yang tersedia. ehsaas8171bisp.com Hal ini akan membantu Anda memahami cara kerja widget dan bagaimana menggunakannya dengan efektif.
Dengan memperhatikan faktor-faktor ini dan melakukan penelitian yang cermat, Anda dapat memilih widget animasi Flutter yang tepat untuk proyek Anda dan menciptakan pengalaman pengguna yang menarik dan interaktif.
Memilih widget animasi Flutter yang tepat dapat menjadi langkah penting dalam pengembangan aplikasi Flutter Anda. Berikut adalah beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan saat memilih widget animasi:
1. **Tujuan Animasi**: Pertama, tentukan tujuan dari animasi tersebut. Apakah Anda ingin menarik perhatian pengguna, menyampaikan informasi dengan lebih jelas, atau meningkatkan pengalaman pengguna?
2. **Kesesuaian dengan Desain**: Pastikan animasi yang Anda pilih sesuai dengan desain onlinebillexpert.com aplikasi Anda. Animasi harus memperkuat estetika dan pesan desain keseluruhan.
3. **Kompleksitas**: Pertimbangkan tingkat kompleksitas animasi yang ingin Anda implementasikan. Beberapa widget animasi Flutter lebih sederhana dan mudah digunakan, sementara yang lain memerlukan lebih banyak kode dan pemahaman tentang animasi.
4. **Kinerja**: Perhatikan juga kinerja aplikasi. Animasi yang terlalu kompleks atau berlebihan dapat mempengaruhi kinerja aplikasi, terutama pada perangkat dengan spesifikasi rendah.
5. **Dukungan Komunitas**: Pilih widget animasi yang didukung oleh komunitas Flutter yang aktif. Widget ehsaas8171bisp.com yang banyak digunakan oleh komunitas biasanya memiliki dokumentasi yang lebih baik dan mendapat dukungan yang lebih baik dari pengembang lain.
Beberapa contoh widget animasi populer dalam Flutter termasuk AnimatedContainer, Hero, dan AnimatedOpacity. Namun, ada banyak widget animasi lain yang dapat Anda pilih sesuai dengan kebutuhan dan preferensi desain aplikasi Anda.
BernaboHomeGallery is more than just a contemporary art gallery it’s a destination for art lovers who want to find unique and inspiring pieces. Their collection really adds a distinctive touch to any modern interior.
Ensuring safety in commercial kitchens is crucial, and having the rightEquipos para combatir incendios en cocinas industriales is essential. I came across meseci.com.mx, which offers specialized fire fighting equipment tailored for industrial kitchens.
Togel Online
ReplyDeletePrediksi sgp
toto hk
Syair sgp
toto sgp
Syair hk
Bandar Togel Terpercaya
Tabel Shio 2020
Master Prediksi Togel Hari Ini
Judi Slot Via Pulsa
Situs Togel WAP
Slot Deposit Pulsa
Togel Online
ReplyDeletePrediksi SDY
Syair SDY
Prediksi Togel Hari Ini
Prediksi Jitu
Prediksi Hongkong
Prediksi Sydney
Prediksi HK
Prediksi SDY
Susunan Shio
Tabel Shio 2020
Livedraw Sydney
Prediksi Sidney
Livedraw HK
Livedraw Hongkong
Prediksi Hongkong Malam Ini
A good blog and very interesting what else is the concept applied to give deep meaning, thank you very helpful
ReplyDeletehttps://hasilsidney.blogspot.com
Prediksi Sidney
No puedo agradecerles lo suficiente por el artículo del blog. Muchas gracias de nuevo. Seguirá leyendo ...
ReplyDeletehttps://www.totositehot.com
This comment has been removed by the author.
ReplyDeleteJasa Pembuatan CV
ReplyDeleteThis comment has been removed by the author.
ReplyDeletePaper Cup
ReplyDeleteMemilih widget animasi Flutter yang tepat dapat bergantung pada beberapa faktor, termasuk jenis animasi yang ingin Anda buat, kompleksitas proyek Anda, dan preferensi pribadi Anda. Berikut adalah beberapa tips untuk membantu Anda memilih widget animasi yang sesuai:
ReplyDelete1. **Tentukan Jenis Animasi**: Pertama, tentukan jenis animasi yang ingin Anda buat. Apakah Anda mencari animasi transisi antar layar, animasi pergerakan objek, atau animasi efek khusus lainnya?
2. **Pahami Kebutuhan Anda**: Apakah Anda memerlukan widget animasi sederhana yang tersedia di Flutter SDK atau apakah Anda perlu widget kustom yang lebih kompleks? Evaluasilah kebutuhan proyek Anda dengan cermat sebelum memilih widget.
3. **Eksplorasi Widget Animasi Bawaan**: Flutter menyediakan berbagai widget animasi bawaan, seperti AnimatedContainer, Hero, dan TweenAnimationBuilder. Mulailah dengan mengeksplorasi widget-widget ini untuk melihat apakah ada yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
4. **Cari Paket dan Plugin Eksternal**: Jika Anda tidak menemukan widget animasi yang sesuai dalam Flutter
ehsaas8171bisp.com SDK bawaan, pertimbangkan untuk mencari paket atau plugin eksternal di pub.dev. Ada banyak paket yang tersedia untuk animasi kustom, seperti Rive, Flare, atau Lottie.
5. **Perhatikan Kinerja**: Saat memilih widget animasi, perhatikan kinerjanya. Animasi yang kompleks atau berat bisa mempengaruhi kinerja aplikasi Anda. Pastikan untuk melakukan pengujian kinerja untuk memastikan bahwa animasi berjalan lancar dan responsif di berbagai perangkat.
6. **Pelajari Dokumentasi dan Contoh**: Sebelum mengimplementasikan widget animasi, luangkan waktu untuk mempelajari dokumentasi resmi dan mencoba contoh kode yang tersedia. ehsaas8171bisp.com Hal ini akan membantu Anda memahami cara kerja widget dan bagaimana menggunakannya dengan efektif.
Dengan memperhatikan faktor-faktor ini dan melakukan penelitian yang cermat, Anda dapat memilih widget animasi Flutter yang tepat untuk proyek Anda dan menciptakan pengalaman pengguna yang menarik dan interaktif.
Memilih widget animasi Flutter yang tepat dapat menjadi langkah penting dalam pengembangan aplikasi Flutter Anda. Berikut adalah beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan saat memilih widget animasi:
ReplyDelete1. **Tujuan Animasi**: Pertama, tentukan tujuan dari animasi tersebut. Apakah Anda ingin menarik perhatian pengguna, menyampaikan informasi dengan lebih jelas, atau meningkatkan pengalaman pengguna?
2. **Kesesuaian dengan Desain**: Pastikan animasi yang Anda pilih sesuai dengan desain
onlinebillexpert.com aplikasi Anda. Animasi harus memperkuat estetika dan pesan desain keseluruhan.
3. **Kompleksitas**: Pertimbangkan tingkat kompleksitas animasi yang ingin Anda implementasikan. Beberapa widget animasi Flutter lebih sederhana dan mudah digunakan, sementara yang lain memerlukan lebih banyak kode dan pemahaman tentang animasi.
4. **Kinerja**: Perhatikan juga kinerja aplikasi. Animasi yang terlalu kompleks atau berlebihan dapat mempengaruhi kinerja aplikasi, terutama pada perangkat dengan spesifikasi rendah.
5. **Dukungan Komunitas**: Pilih widget animasi yang didukung oleh komunitas Flutter yang aktif. Widget
ehsaas8171bisp.com yang banyak digunakan oleh komunitas biasanya memiliki dokumentasi yang lebih baik dan mendapat dukungan yang lebih baik dari pengembang lain.
Beberapa contoh widget animasi populer dalam Flutter termasuk AnimatedContainer, Hero, dan AnimatedOpacity. Namun, ada banyak widget animasi lain yang dapat Anda pilih sesuai dengan kebutuhan dan preferensi desain aplikasi Anda.
This comment has been removed by the author.
ReplyDeletecallpaultohaul.com
ReplyDeleteThis comment has been removed by the author.
ReplyDeleteAppreciate your insights and the valuable information shared in this post. Your blog is fantastic! Let's continue this excellent work.
ReplyDeleteGold99
Gold99
PGasia
PGasia
BernaboHomeGallery is more than just a contemporary art gallery it’s a destination for art lovers who want to find unique and inspiring pieces. Their collection really adds a distinctive touch to any modern interior.
ReplyDeleteEnsuring safety in commercial kitchens is crucial, and having the rightEquipos para combatir incendios en cocinas industriales
ReplyDeleteis essential. I came across meseci.com.mx, which offers specialized fire fighting equipment tailored for industrial kitchens.
cbd SOOL has been gaining popularity lately. Does anyone know what sets it apart from other CBD brands
ReplyDelete