Diposting oleh Xiaowen Xin dan Renu Chaudhary, Android Security Team

Pemrosesan konten eksternal dan konten tidak tepercaya sering kali merupakan salah satu fungsi terpenting dari aplikasi. Sebuah pembaca berita menampilkan artikel berita utama dan sebuah aplikasi belanja menampilkan katalog barang yang dijual. Ini mengandung risiko karena pemrosesan konten tidak tepercaya juga merupakan salah satu cara yang biasa digunakan penyerang untuk menyusup aplikasi Anda, yaitu dengan mengirimkan konten yang telah dimodifikasi.

Banyak aplikasi menangani konten tidak terpercaya menggunakan WebView, dan kami telah melakukan banyak penyempurnaan di Android selama bertahun-tahun untuk melindungi konten dan aplikasi Anda dari penyusupan. Bersama dengan Android Lollipop, kami mulai memberikan WebView sebagai APK terpisah, diupdate setiap enam minggu dari Play Store, sehingga kami bisa memberikan perbaikan penting bagi pengguna secara cepat. Dengan WebView terbaru, kami menambahkan lebih banyak peningkatan keamanan yang penting.

Mengisolasi proses perenderan di Android O


Dimulai dengan Android O, WebView akan membuat perenderan berjalan dalam proses terisolasi yang terpisah dari aplikasi host, memanfaatkan isolasi antar proses yang disediakan oleh Android yang telah tersedia untuk aplikasi lain.

Sama seperti Chrome, WebView sekarang menyediakan dua tingkat isolasi:
  1. Mesin perenderan telah dipecah menjadi proses terpisah. Ini mengisolasi aplikasi host dari bug atau error dalam proses perenderan dan mempersulit situs jahat yang bisa mengeksploitasi perender untuk kemudian mengeksploitasi aplikasi host.
  2. Agar lebih aman lagi, proses perenderan dijalankan di dalam sandbox proses yang terisolasi dan membatasinya ke sumber daya tertentu. Misalnya, mesin perenderan tidak bisa menulis ke disk atau berkomunikasi dengan jaringan tanpa perintah.
    Mesin ini juga terikat pada filter seccomp yang sama (entri blog mengenai seccomp akan segera hadir) seperti yang digunakan oleh Chrome di Android. Filter seccomp mengurangi jumlah panggilan sistem yang bisa diakses proses perenderan dan membatasi argumen yang diizinkan untuk panggilan sistem.

Menggabungkan Safe Browsing


Versi WebView terbaru menggabungkan perlindungan Safe Browsing Google untuk mendeteksi dan memperingatkan pengguna tentang situs yang berpotensi berbahaya.. Bila dikonfigurasi dengan benar, WebView memeriksa URL terhadap malware Safe Browsing serta database phishing dan menampilkan pesan peringatan sebelum pengguna melakukan kunjungan ke situs yang berbahaya. Pada Chrome, informasi yang bermanfaat ini ditampilkan lebih dari 250 juta kali dalam sebulan, dan sekarang tersedia di WebView pada Android.

Mengaktifkan Safe Browsing


Untuk mengaktifkan Safe Browsing untuk semua WebView di aplikasi Anda, tambahkan tag manifest:
<manifest>
     <meta-data android:name="android.webkit.WebView.EnableSafeBrowsing"
                android:value="true" />
      . . .
     <application> . . . </application>
</manifest>

Karena WebView didistribusikan sebagai APK terpisah, Safe Browsing untuk WebView tersedia saat ini bagi perangkat yang menjalankan Android 5.0 dan yang lebih baru. Hanya dengan satu baris tambahan dalam manifes, Anda bisa mengupdate aplikasi dan meningkatkan keamanan bagi sebagian besar pengguna secara langsung.